[Karo & Batak] : 2 Suku Dari Sumatera Utara Peraih Rekor Muri - KARO GAUL

Karo Gokil

Post Top Ad

2 May 2016

[Karo & Batak] : 2 Suku Dari Sumatera Utara Peraih Rekor Muri

Tradisi Karo & Batak | Image Editor : Willem Andrea Sinuraya
Riong Medan News - Penghargaan terbaik dari Sumatera - Utara yang pernah diraih dan mungkin tidak bisa kita lupakan adalah penghargaan yang pernah dipersembahkan 2 suku dari beberapa suku di Sumatera Utara yaitu penghargaan : " Tari Roti Manis Dengan Penari Terbanyak (berasal dari Tanah Karo)" dan "Ulos Terpanjang Dalam Festiva Danau Toba (berasal dari Tanah Batak)".

Kajian yang lengkap dari penghargaan Rekor Muri yang diraih dari kedua suku tersebut, Penulis mengambil artikel dari berbagai sumber untuk memaparkan cuplikan mengenai penghargan diatas. Penghargaaan tersebuat antara alain adalah :


1. Tari Roti Manis Karo Dengan Penari Terbanyak.

Tari “Roti manis” (tarian tradisional Karo) yang dibawakan 10.158 penari berhasil masuk Rekor  MURI sebagai pasangan penari terbanyak dalam acara Pekan Iman Anak dan Remaja (Piara) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Kamis (2/7)  sore di lapangan Retreat Center GBKP Suka Makmur Sibolangit.

Dalam kaitan itu, Museum Rekor Dunia Indonesia  (MURI) telah menyaksikan kegiatan pencatatan rekor dengan jumlah 4953 pasang penari atau 10.158 orang penari yang telah berhasil dengan baik membawakan  Tari Roti Manis. Hal itu disampaikan Osmar Semesta Susilo MIB didampingi SR Manager J Ngadri dari Museum Rekor Dunia Indonesia. Lebih jauh disampaikan Osmar , Tari Roti Manis ini sungguh indah dan mengesankan di samping upaya melestarikan budaya bangsa. Untuk itu, Museum Rekor Dunia Indonesia memberikan apresiasi serta menyerahkan piagam penghargaan dengan nomor rekor 7006/R. MURI/VI/2015 yang ditandatangani Jaya Suprana.



2. Ulos Terpanjang di Festival Danau Toba 

Parade Ulos Sadum sepanjang 500 meter akan tercatat sebagai ulos terpanjang di dunia dan memecahkan rekor Muri. Atraksi tersebut dihadirkan pada pembukaan Festival Danau Toba 2014 di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Rabu (17/9/2014).

Pengerjaan kain ulos ini melibatkan 20 anggota kelompok perajin binaan Bank Indonesia dan pembuatannya dilakukan bergantian selama tujuh bulan. Bank Indonesia sendiri memiliki sejumlah kelompok perajin binaan untuk pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) dilengkapi dengan pusat pendidikan latihan kerja di Jalan Pendidikan Medan, Sumatera Utara.

Bahan yang digunakan berupa benang tanpa terputus sepanjang 600 meter. Menurut Susi Masniari Nasution, Asisten Direktur Bank Indonesia, awalnya tim ingin membuat ulos sepanjang 600 meter, namun karena penyusutan benang maka yang dapat terealisasikan 500 meter saja.

Pencatatan rekor akan berlangsung di Museum Batak TB Silalahi Center, Pagarbatu dan selanjutnya dibawa ke Lapangan Sisingamangaraja XII Balige. Dengan pemecahan rekor ini, pihak lain diharapkan tergugah untuk melestarikan kain tenun khas Batak tersebut. "Ulos merupakan warisan budaya yang hampir punah sehingga perlu dilestarikan," kata Susi Masniari Nasution.

Semoga nantinya masih ada lagi Peraih Rekor Muri dari Sumatera Utara khususnya dari suku - suku lainnya juga.

Kutipan : " Jaga Tradisi-mu, Jika Bisa Beritakan Ke Seluruh Penjuru Dunia".

Post a Comment

Post Top Ad