Komentar - komentar Karo & Batak menganai “Apa sebab orang Karo tak mau disebut orang Batak?” Part #5 - KARO GAUL

Karo Gokil

Post Top Ad

12 May 2017

Komentar - komentar Karo & Batak menganai “Apa sebab orang Karo tak mau disebut orang Batak?” Part #5


SuprieNainggolan
Masyarakat Batak memiliki falsafah, azas sekaligus sebagai struktur dan sistem dalam kemasyarakatannya yakni yang dalam Bahasa Batak Toba disebut Dalihan na Tolu. Berikut penyebutan Dalihan Natolu menurut keenam puak Batak
1. Dalihan Na Tolu (Toba) • Somba Marhula-hula • Manat Mardongan Tubu • Elek Marboru
2. Dalian Na Tolu (Mandailing dan Angkola) • Hormat Marmora • Manat Markahanggi • Elek Maranak Boru
3. Tolu Sahundulan (Simalungun) • Martondong Ningon Hormat, Sombah • Marsanina Ningon Pakkei, Manat • Marboru Ningon Elek, Pakkei
4. Rakut Sitelu (Karo) • Nembah Man Kalimbubu • Mehamat Man Sembuyak • Nami-nami Man Anak Beru
5. Daliken Sitelu (Pakpak) • Sembah Merkula-kula • Manat Merdengan Tubuh • Elek Marberru
Hulahula/Mora adalah pihak keluarga dari isteri. Hula-hula ini menempati posisi yang paling dihormati dalam pergaulan dan adat-istiadat Batak (semua sub-suku Batak) sehingga kepada semua orang Batak dipesankan harus hormat kepada Hulahula (Somba marhula-hula).
Dongan Tubu/Hahanggi disebut juga Dongan Sabutuha adalah saudara laki-laki satu marga. Arti harfiahnya lahir dari perut yang sama. Mereka ini seperti batang pohon yang saling berdekatan, saling menopang, walaupun karena saking dekatnya kadang-kadang saling gesek. Namun, pertikaian tidak membuat hubungan satu marga bisa terpisah. Diumpamakan seperti air yang dibelah dengan pisau, kendati dibelah tetapi tetap bersatu. Namun demikian kepada semua orang Batak (berbudaya Batak) dipesankan harus bijaksana kepada saudara semarga. Diistilahkan, manat mardongan tubu.
Boru/Anak Boru adalah pihak keluarga yang mengambil isteri dari suatu marga (keluarga lain). Boru ini menempati posisi paling rendah sebagai ‘parhobas’ atau pelayan, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun (terutama) dalam setiap upacara adat. Namun walaupun berfungsi sebagai pelayan bukan berarti bisa diperlakukan dengan semena-mena. Melainkan pihak boru harus diambil hatinya, dibujuk, diistilahkan: Elek marboru.
Karo itu bukan keturunan langsung dari Raja Batak.Karo itu perantau dari bermacam daerah.Ada yang dari Tami Aceh dsl.Karo itu sudah jadi komunitas tersendiri dengan bahasa sendiri sebelum menjadi Batak,.Bukan kami Batak yang memasukkan kalian ke Batak, Nenek moyang kalian yang memasukkan diri ke dalam Bangsa batak, kawin dengan orang toba, simalungun dll.Dan kemudian mengadopsi hukum2 batak tersebut termasuk sistem marga patrilineal.Di Tamil tidak ada hukum seperti hukum batak tersebut,mereka bahkan tidak punya marga.Kalau anda cari dari sabang sampai merauke tidak ada suku yang menggunakan hukum sama seperti hukum batak tersebut.Sekarang setelah kalian mengambil budaya batak dan kalian mengklaim budaya kalian bukan budaya batak???Tidak ada UIS(ulos) di Tamil apalagi di kerajaan Haru. Nenek moyang Karo tidak pernah dipaksa menggunakan Uis, mereka sendiri yang merasa bangga menggunakan Uis tersebut Silahkan tinggalkan adat tersebut terlebih dahulu maka kami juga tidak sudi menyebut kalian sebagai Bangsa Batak. Dulu waktu masih kecil saya sering diajak ke Tigalingga sama oppung saya, tidak ada yang namanya suku Batak, yang ada itu kalak teba, kalak karo dan kalak Simsim(pakpak). Nenek moyang bilang batak itu BANGSO BATAK.
Bangsa Batak itu sendiri sudah runtuh setelah wafatnya Sisingamangaraja, yang menjadi pemimpin Bangsa Batak.Tapi adat batak tetap berlaku sampai sekarang.


2.       jendral siantar tupang
wahai orang batak,orang karo,orang mandailing,angkola,simalungun,pakpak,melayu deli.. apapun agamamu apapun kepercayaanmu.. mari kita bersatu ambil kekuasaan dari orang jawa yang menjadi bos di tanah kita.. SUMATRA UTARA.. jangan biarkan jawa yang memimpin sumut periode berikutnya.. hanya kitalah yang memiliki CINTA SEJATI akan bumi sumatra utara,tanah nenek moyang kita.. hanya kita yg lebih mengerti dan memahami bagaimana membangun sumatra utara dibanding org jawa.. karena sumatra utara bukan tanah jawa.. tetapi tanah oppung2 dan datok2 kita.. jawa bisa memimpin sumatra utara,tetapi mereka tidak akan mengerti dan tdk memiliki rasa cinta yg sejati yg sesungguhnya bagaimana itu membangun sumatra utara tanah leluhur kita.. batak,mandailing,pakpak,karo,simalungun,angkola,nias dan melayu Dely.. oleh karena itu satukan pemikiran dan tujuan kita, yang akan menjadi raja di rumah kita periode berikutnya adalah suku2 yg berasal dari SUMUT.. kecuali kita sdh gak peduli lagi dengan Sumut.. semoga kita menyadari bahwa orang jawa sedang menertawai kita dalam hatinya..


3.       manganju simanullang
Stop..jgn kasar, jgn menghina, jgn pula menjelekkan suku lainnya, dan jangan mau pula diadu domba, buat saya apapun sukunya, kalau iman nya sama dialah menjadi saudara abadi didunia dan akhirat,apalah gunanya dibilang satu suku kalau kelakuannya tidak mencerminkan Kristus..jadi buat saya yang paling penting adalah sikap Ɣğ baik, kelakuan dan imannya..karna dalam Kristus kita telah sebagai saudara kandung,.GBU.


4.       sabungan siboto lungun
saudara/i yang tercinta, jgnlah kt sll mengandalkan pribadi kt yang seakan membenarkan dan menyalahkan yg lain yg hanya menyebabkn kekacaun ug tdk akn ada habisnya. kt memang beda, tidaklah semua sama. bukankah pebedaan itu indah? seperti bunga berwarna-warni sehingga indah di pandang mata. andaikan satu warna, tidaklah indah. skrg.. saatnya kt menghargai perbedaan itu dan memandang keindahannya maka semua akan damai, aman dan tentram.. salam damai…


5.       RAJA ASEAN SUMBAYAK
@ Simatupang siburian israel najugul:
begini panggi,tulang.. sanina atau lae sumbayak.. sy tidak mengatakan orang simalungun berasal dari batak.. tetapi marga sinaga,damanik,purba,saragih yg disimalungun sebenarnya dahulu nenekmoyang kita itu datang dari samosir merantau kesegala penjuru termasuklah itu ke tanah simalungun melalui parapat ke p siantar,dari samosir menyebrang ke tigaras ke simarjarunjung lanjut ke raya,dari samosir menyebrang ke sipolha ke dolok pardamean sidamanik. dari samosir marsolu ke pantai dolok pardamean lewat lintas darat melalui jalan setapak ke daerah sidamanik.. itulah sebabnya banyak sekali jga orang batak di kecamatan sidamanik simalungun..
Kalau anda mengatakan bahwa marga Sumbayak berasal dari samosir merupakan kesalahan informasi yang anda terima atau mungkin terkesan terlalu memaksa bahwa semua marga dari suku simalungun ataupun suku lainnya berasal dari samosir atau pusuk buhit seperti yang tertulis pada referensi anda-anda selama ini dari buku karangan Bpk. Sitor Situmorang. Semua (tanpa terkecuali) marga Sumbayak mengaku atau mempercayai asa-usul nenek moyangnya berasal dari berbagai daerah. Ada para ahli sejarah yang mengatakan nenek moyang marga sumbayak berasal dari Aceh atau tanah karo (aji nembah), ada yang mengatakan dari desa “narondaru”, bahkan ada pula yang mengatakan bahwa marga sumbayak berasal dari kerajaan siam (thailand sekarang). tentu hal itu memiliki alasan2 yang kuat dari tiap2 ahli sejarah yang bersangkutan, bukan hanya sekadar asumsi belaka atau cerita ke cerita punya. Namun, dari sekian banyak para ahli sejarah, satupun tidak ada yang mengatakan marga sumbayak dari pusuk buhit. Apabila ada, mungkin ahli sejarahnya bernama “Simatupang siburian israel najugul”.
tentang 4 marga besar simalungun, saya rasa pemahaman anda sangat-sangat-sangat amat dan teramat dangkal…… yang anda katakan itu ada benarnya, namun rentetan peristiwa (kronologi) yang anda paparkan tersebut bukanlah awal mula sejarah. kedatangan nenek moyang simalungun itu ada 2 fase/gelombang. silakan baca di (1) http://id.wikipedia.org/wiki/Marga_Simalungun; (2) http://diateitupama.blogspot.com/2010/04/sejarah-simalungun.html; (3) http://girsangvision.blogspot.com/2011/12/perbedaan-antara-batak-toba-dan.html; (4) http://tondangmargana.blogspot.com/2011/10/revolusi-sosial-berdarah-di-simalungun.html, dan (5) http://1simetri1.wordpress.com/2008/02/20/keruntuhan-monarchi-simalungun/. sumber bacaan yang tidak mencantumkan referensi ataupun sitasi yang sah sebenarnya tidak cukup ilmiah untuk dijadikan acuan dalam diskusi, namun daripada tidak ada acuan apa boleh buat.
anda katakan kita bersaudara, lalu apakah tragedi revolusi berdarah di Sumatera timur (kesultanan Melayu Deli, kerajaan Aru/Haru di tanah Karo dan Kerajaan-kerajaan di tanah Simalungun), yakni pembantaian biadab yang terselubung tersebut bentuk persahabatan yang anda katakan. Segampang itu mengatakan bersaudara?????? Memuat balik fakta dan sejarah, menimbulkan dendam dan sakit hati hingga perselisihan dan pertumpahan darah. Ini yang dikatakan bersaudara. Jangan asal ngomong…….!!!!!

tragedi apa itu lae di sumatra timur,tak ada perselisihan antara batak dan simalungun.. lagipula kenapa lae katakan sumbayak dari india timur.. emangnya ada orang india timur yg mengatakan horas seperti orang2 sumbayak simalungun,trus orang india ada bilang tulang,nantulang,oppung seperti yg dikatakan orang2 simalungun.??? di india mana itu sy mau tau.. trus lae bilang pulak dari aceh.. dimana itu acehnya yg bilang tolu sahundulan seperti yg digunakan sumbayak2 simalungun.. ada pula bilang dari tailan.. emangnya ada gitu dari thailan congyungfat damanik,yut kra bod saragih atau ong bak sinaga,ato taksin sinawarta sumbayak gitu.. ha ha ha.. mana itu my frend.. ga ada marganya orang tu,apalagi kayak marga simalungun.. trus gonrang simalungun yg mirip tagading batak toba itu juga asalnya dari india?? gitu ya bro raja asia tenggara sumbayak??????? coba tanya dulu lah sama simalungun2 yg lain.. apakah pendapat anda itu masuk diakal mereka.. ck ck ck.. okelah sumbayak ato orang simalungun oppng2nya dahulu kala bukan berasal dari samosir.. tapi janganlah pula kau bilang orang simalungun berasal dari india ato thailan ato aceh.. jauhkali pengkajiannya bos.. lagipun kayaknya anda ini gak punya pendirian,kalo kata orang dari thailan anda percaya,kata orang dari india anda percaya pula,dibilang dari aceh percaya juga.. anda percaya segala apa yg dikatakan orang tanpa meneliti dan menganalisa apa alasannya dan buktinya sehingg orang lain mengatakan demikian.. jangan mentang2 dia pakar anda langsung percaya,trus iwan azhari pula yg anda agung2kan.. dia itu peneliti yg gak tau apa2 mengenai BATAK.. ingat itu.. bahkan orang jerman,belanda atau marcopolo tak mengerti apapun mengenai batak.. memangnya mereka lebih pandai ya dari orang batak ya.. ??
y udah bangunlah bangsamu
kami bangun bangsa kami..
saya orang batak dan saya punya marga,semua orang batak punya marga,tapi yang punya marga belum tentu orang batak
mungkin anda salah satunya punya marga tapi bukan orang batak..
dan satu yang harus kalian tau
tidak pernah ada 100% kebenaran dalam sejarah..
oke makasih

6.       mabiring
klo melihat dri perkataan om simatupang di atas,,, ya begitulah sifat orang batak…
suka memanipulasi sejarah,, membuat rusak smua suku tetangganya..
dan mengambil keuntungan dri suku yang di batakkan.
smua suku tetangga mau dibatakkannya.
tari karo dikatakan tortor. acara karo digunakan dgn musik batak.
sehingga indonesia menganggap smua sumut batak.
smua kebudayaan sumut dikatakan batak.
siraja batak pun blum tntu kebenarannya…
sudah seperti adam dan hawa saja,, smua brasal dari si raja batak…
aneh.com
kalau karo, simalungun, mandailing bangga dengan sukunya..
tapi klo batak???
di jualnya tobanya…
memang begitulah orang batak mabiring.. mau diapain lagi..kami memang jagoan kayak orang yahudi.. he he.. kami memang suka membatakkan orang lain,sedangkan orang barat pun sudah banyak yang kami batakkan.. kami kasi dia marga.. jadilah dia orang batak.. gak usah jauh2lah mabiringku.. presidenmu ajapun sudah kami batakkan dabahh… kami kasi dia marga siregar.. jadi sby siregarlah namanya.. jadi kalo pk sby ikut dalam acara adat batak di keluarga kami.. dari pihak hula2lah beliau nantinya.. ha ha ha.ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha………. amen…

7.       Hulu Balang
saya jadi teringat cerita orang tua saya tentang sifat orang karo yang suka bermanis di depan namun menikam dari belakang berbalik dengan sifat orang Batak yg to the point tanpa basa-basi namun begitulah sifat aslinya tak mau mendendam perasaan..seperti cerita pemberontakan Kol.M Simbolon PRRI dulu orang tua saya adalah Veteran TNI yg tau sedikit banyak asal usul Kol.M Simbolon yg memberontak terhadap NKRI karena ketidak sejahtraan masyarakat sumatra antara perbedaan pembangunan insfratruktur di pulo Jawa dan sumatra misal bangunan sekolah yang tidak memadai gedung rumah sakit yang tidak memadai begitu juga pembangunan Jalan-jalan yg sangat memprihatinkan..sedangkan pada saat itu Kol.M.Simbolon sebagai Panglima tertinggi Bukit Barisan merasa terketuk hatinya dan pada saat itu wakil panglima adalah Jend.Jamin Ginting yg dianggap kol M.Simbolon sebagai Adiknya karena latar belakang marga Ginting adalah semarga dengan Simbolon sehingga dalam bahasa batak makkuling mudar (Kol M Simbolon merasa sedarah dengan Jend.Jamin Ginting karena sama sama simbolon walaupun dari sub suku batak yg berbeda) singkat cerita Kol M.Simbolon berang dengan kesenjangan pembangunan antara pulau Jawa dan Sumatra pada hal Devisa Negara sangat banyak dari sumatra seperti Perkebunan dan Pangkalan Minyak di pangkalan susu,maka KOL M SIMBOLON Pada 22 Desember 1956 KOl M Simbolon mengatakan perang sehingga para perwira yang mendukung Kol M simbolon dan juga Djamin ginting membuat cap darah dari jempol ke kain putih bukti kebersamaan dan berjuang demi Ketidak adilan,maka KOL M Simbolon berpesan pada Wakilnya Djamin Ginting biarlah saya yg duluan berangkat ke sibolga dengan membawa satu Batalion Pasukan,,dan urus segala sesuatu dan 2,3 hari kau bawa 1 batalion ke tanah Karo,,seraya memeluk saudaranya djamin Ginting namun kenyataan nya berbalik Djamin Ginting tergiur dengan jabatan Panglima T1 Bukit Barisan sehingga menghianati Kol M SIMBOLON berjuang sendiri,,.itulah Aib yg memang tidak ingin saya ungkapkan karena merasa persaudaraan antara Karo dan Toba ,,namun Alhamdulilah perjuangan KOL,M,SIMBOLON sudah dinikmati masyarakat indonesia khususnya SUMATERA dan paling khusus sumatera utara..KOL M SIMBOLON meletakkan Jabatan Panglima demi solidaritas (sifat Batak ASLI)
o    yudha
Ga usa panjang lebar hulu balang, kita membahas karo bukan batak, dgn bukti yg akurat, masalah kehidupan py masalah masing2, jangan samakan penghianata simbolan ke. Indonesia ke suku kami, klo saya berkata begitu gmana, kan tak baik, kita hy membahas bukti karo bukan bagian dari batak, persoalan jgn melebar ke hal yg ga penting

8.       Marbun
Ha..ha..ha..beginilah kalo semua orang merasa dirinya “lebih”…
o    anju
Hhhmmm…
Suku Batak itu bukan nma suku org2 toba aja…mlainkan nma persatuan suku kita…karo simalungun pakpak mndeling dll. Kita smw satu dalam nama batak… hnya tetapi,krn mungkin hanya suku toba yg lbh memelihara nama batak trsebut dgn adat tradisi dn ciri khas persaudaraan yg bgtu kental, mskipun mereka d perantauan mnapun bhkn d luar negri.
Mkanya indonesia bhkn dunia lbh mngenal suku batak itu org2 toba…
Dn mungkin jg d karenakan org2 toba dikenal org2 yg keras dlm bidang hal apaun bhkan dlm hal negatif yg trkadang mncoreng dn mncemarkan nama suku batak d perantauan..mungkin krn hal itu org karo agk enggan mnyatakan drinya suku batak d depan publik..

§  yudha
Bukan itu masalah anju,bukan hal negatifnya batak, tp yg kami permasalah kita bukan keturunan toba atau batak.org batak banyak yg hebat, kami ga benci batak, ga bisa dipaksakan klo etnis kami itu berbeda. Berbeda jg ga masalah, jawa aja berbeda dari kami, tp kami hidup berdampingan, begitu jg batak kami hidup berdampingan. Wlpun kita berbeda ga usa ditakutkan, kami tetap saudara kalian, dlm konteks Indonesia

9.       Dina Nurrahmah siregar
opung tulang bou amangboru mami uda ipal inang pak uda
ini kan forum diskusi.aku coba menggambarkan orang btak dan karo.
mama aku karo marga sembiring ayah aku batak marga Siregar
selama kami hidup bersama ayah mama aku ga pernah saling mencela gara* beda bahasa dan adat istiadat.malah klo aku dpt simpulkan sbtulnya kita semua itu mempunyai kelebihan dan kekurangan.hanya saja tgl kitanya aja bisa terima perbedaan itu dgn cara gmna.
bahkan pas mama aku nikah pke tari tortor dan diiringi gondang 9 lagi
gak peduli itu budaya siapa yg pnting slma kita bisa terima satu sama lain ya ngapain hrus di perdebatkan.

o    anju
Saya ahir d tanah karo kaban jahe..
Dn tinggal d daerah lingkungan org karo…dn org karo ada d sgala sudut kota medan..jd sya paham skali dn sngat mngenali suku karo dr adat dn tradisinya.
Slain di antaranya suku karo jaman skg ga mw d sbut batak mungkin krn adat dn kbuyaan mereka udh melenceng alias kabur.
Contohnya
– udh bnyak dr antara mereka menikahi stu induk magarnya.
Cth: marga smbiring milala sm smbiring lain nya.
Marga karo2 jg bnyak jg tuh saling menikahi.
-. udh bnyak tuh mereka yg menikahi stu marga dr ibunya. Bhkan udh di sah kan alias ga da larangan.
-trus dr alat musik tradisional suku karo dr mulai acara adat apapun sperti pesta tahun, pesta perkawinan dll, bhkan dr kaset2 lagu karo rata2 musik keyboard. kita ga prnah mlihat alat musik tradisional sperti biasanya, smw nya udh full keyboard.
o    yudha
Klo km lahir ditanah karo bukan berarti km tau asal usul karo. Masalh keyboard masalah perkembangan zaman, maklumlah keyboard gampang dan simpel. Mmg gara2 keyboard alat tradisional jd ketinggalan itu slh satu kerugiannya, tp semua itu ga ada kaitannya dgn suku karo yg bagian dari batak, masalah kawin satu marga itu pengaruh agama salah satunya bukan adat. Klo kami jg pakai keyboard terserah kami, toh itu kami bukan kalian, keyboard bukan adat tp alat musik modern. Tp itu bukan persoalan yg dibahas,

§  anju
Yoi.. jelas tau la..tau baget mlah..
Bibi gua nikah sm org..trus ayah nya kake gua jg lama d kbn jahe buka usaha..
Gua jd pngen ktawa ada yg bilang org batak dlu d kbn jahe jd budak2 org karo untk mengurus kebunnya.
Bkn nya sbaliknya..ayah kake gua pemborong d kbn jahe..dn punya lahan kebun d kbn jahe, yg ada bkn batak yg di budak tp org tuan
§  anju
Rumah yg jd budak..
Org batak bisa punya rumah..tanah..dn usahanya dmn pun..
Coba tengok sidikalang tanah pakpak..siantar tanah simalungun..tapsel..org batak punya tnah dn rumah nya disana..
Bandingkan sma org karo yg sempit jiwa solodaritasnya..apa ada kmpung org karo di samosir..? Ga ada… di siantar..? Ga ada.. sidikalang..? Ga ada..tapsel..? Ga adaaa…
Org karo suka dekat sma org mlayu di medan mkanya adatnya udh agak mnyimpang jg ke adat melayu..pantaslah jika org karo membantah klo di bilang org batak ga sperti simalungun pakpak dn tapsel..brarti org karo adlah penghianat..
o    yudha
Dina, mau pamanmu org karo, ibumu karo terserah, mau kamu pakai tor2, tari karo ga masalah, kita sm batak bukan bermusuhan, karo mmg bukan batak, klo berbeda ga masalah, jawa, padang jg beda tp kita santai aja, yg dimasalahkan kami bukan batak, masalah pamanmu ada org karo atau apapun yg terserah kamu, kita buka membahas itu, kita tdk bermusuhan, yg dibahas batak(toba) selalu mengagap kami suku karo bagian darinya, itu yg kami tdk terima, fakta sudah dijelaskan diatas, bahwa kami suku karo bukan bagian dari batak.dan ingat satu lg,, kita tdk membahas siap yg hebat,

10.   yudha
Lihat saja kerangka yg ditemukan di gayo, dna nya gayo dan karo, usianya 7400 tahun yg lalu, yg buat sejarah karo jd bagian batak itu toba, sisingamangaraja aja belum lahir klo dilihat usia krangka tersebut, priksa dna asli suku karo pasti beda dgn suku toba atau batak
o    yudha
Klo masalah berdampingan sah sah saja, masalahnya kami suku karo ga bs dipaksakan bagian dari batak, itukan pendapat simanjutak, dia org batak. Dari bahasa, panggilan, adat istiadat jelas berbeda, kami bukan benci suku batak, tp kami tdk mau di buat jd batak, sembarangan saja mereka buat, periksa dna suku karo yg asli dgn batak atau toba..pasti dna nya beda

§  yudha
Cari di google, kerangka yg ditemukan digayo usianya 7400 tahun. Bandingan dgn kelahiran siraja batak atau toba. Sangat berbeda. Semua yg menyagnkal klo karo bukan batak pasti ada darah bataknya. Simanjuntak dosen saudara itu hy berdasarkan yg saudara jelaskan. Coba tunjukkan bukti lain, yg pas ya DNA
§  yudha
Klo toba bilang kakek opung, karo bulang, bilang nenek toba opung,,karo nini, bilang paman toba tulang,,karo mama, bilang anak laki2 toba ucok,,karo tongat, itu masih panggilan, belum lg adatnya, klo ada kemiripan sedikit ya wajar..namanya tetangga, klo dilihat dari kerangka yg ditemukan bisa jadi toba itu mengikut2 karo, maaf alias nyontek
§  yudha
Tim Arkeologi Balar Temukan Fosil Berusia 7.400 Tahun di .ini situs yg ada disekab aceh, ini fakta bukan pendapat perorangan. Kami tdk bermusuhan dgn batak,,tapi kami tidak mau dibilang batak karena mmg bukan bagian batak, mana mungkin bapak dan mamaknya berbeda dibilang sub batak, tidak ada satupun fakta yg bs menguatkan karo bagian dari batak, terlalu byk sebenarnya tp cukup yg ini saja sudah bisa membedakannya, cabalah befikir rasional jgn keegoan
§  anju
Klo org karo memang bukan dr batak knpa hrs pke marga.? Bkn kah marga2 klian org karo bkn dr toba, simalungun, dn pakpak..?
Klo emg karo suku yg berdiri sndiri apakah ada sejarahnya.? Apa kah ada raja karo.? Stau gua yg ada raja batak dr toba, purba dr simalungun, lingga dr pakpak, siregar dr tapsel.
Emg dr etnis batak yg lain cuma sub suku karo aja yg paling menghindar…merusak adat suku etnis batak aja..

11.   Laki Fahri
Persoalannya ada yang terlalu semangat mengaku Batak sampai mengubur nama sukunya sendiri…. ada yang malu mengaku Batak karena tak nyaman… karena tingkah laku yang terlalu semangat mengaku batak…. ada cerita lucu diwarung kopi dua orang batak saling berkenalan….. Si Simbolon (SS) dengan Si Ginting(SG) begini dialognya :
SS Mulai pembicaraan “Kenalan dulu lae dari daerah mana kita” sambil menjulurkan tangannnya bersalaman dengan SG
SG Menyambut jabatan tangan SS “dari karo, asal kam dari mana ….” dengan suara halus khas karonya….
SS Menjawab dengan lantangnya “dari batak… lae.. hahaha…” dengan gaya has Tobanya.
SG Memandang SS dengan marah “apa maksudmu dari batak…. aku bilang aku dari Karo.. kau bilang pulak kau dari batak.. dimana batak itu rupanya..? apa margamu… aku Ginting”
SS Memandang SG dengan heran “bah… Ginting rupanya kau.. aku Simbolon Semarganya kita rupanya…, kenapa pulak kau marah aku bilang dari batak..”
SG “itu lah kau.. sudah kubilang aku karo masih juga kau bilang kau batak.. malu kau rupanya jadi orang toba.. lain kali kalau kenalan jangan kau bilang aku orang batak dimedan ini… bilang toba… kalau kau bilang batak itu tak jelas jadinya… tak peraktis… kenapa tak kau bilang saja sekalian kau orang Indonesia biar semakin membingungkan.. kalau diluar sumut ini bisalah kau bilang orang batak… kalau cara kau begitu sebentar lagi suku toba punah…..”
SS ” bah.. mana pulak suku toba punah…”
SG ” punah lah… sekarang saja sudah punah… kau aja malu mengaku orang toba… coba kau pergi kepasar sana tanyai suku orang.. dengan mudah kau bisa ketemu Suku simalungun, pak-pak, Mandailing, padang, jawa, keling , cina, aceh,.. tapi kau tidak akan pernak ketemu orang mengaku suku toba… karena kalian orang toba pasti menjawa suku batak… ia kan… coba kau tunjukkan dimana ada gereja Toba.., kalau kau mau Geraja Karo, simalungun dll banya dimedan ini….
SS “bah…. abang bisa-bisa saja…”
SG “makanya jangan terlalu semangat mengaku batak…. lupa kau kalau kau suku toba….SM Raja saja tak pernah mengaku Raja Batak, raja Toba nya ditulisnya dibenderanya…”


12.   Pstruct
Hanya karo islam yang tidak mau disebut batak,tetapi yang kristen sebaliknya.orang mandailing juga tidak mau dikatakan batak karena mereka hampir seluruhnya islam.menurut pendapatku kekristenan itu relatif mengikuti adat istiadat dalam penyebaran nya.islam adalah sebaliknya kecuali nahdalatul ulama itu setahu saya.kesimpulan nya sebagian besarnya hanya masalah agama,apa yang saya utarakan sebagian saya kutip dari buku tuanku rao yang ditulis oleh mangaraja onggang parlindungan berdasarkan dokumen sejarah keluarga yang sudah di bakar.tapi aku yakin tidak dibakar.karo, mandailing,toba,simalungun,pak pak adalah batak.kalau dirunut ribuan tahun yang lalu karo itu ada yang bilang dari india,bah,,kalau di runut kebelakang lagi manusia pertama berasal dari afrika,kalau dirunut lagi kebelakang,kita berasal dari kera.intinya kita beberapa millenium terakhir ini adalah batak.terima kasih.


13.   Bas Ginting
mejuah-juah..
sentabi dulu untuk teman-teman diatas..
ada yg bisa beri penjelasan beserta sumbernya tentang “Batak” itu apa ?
saya orang Karo, hidup dan besar saya di Tanah Karo..
sampai sekarang, klo ditanya orang saya “suku” apa ? saya jawab saya “Orang Karo” kalak Karo enda pal..
saya bukan menentang bahasan kita bahwa “Karo itu Batak” dan bukan “Anti-Batak”..
tapi saya merasa tetap “Orang Karo”..
maaf kalo agak rasis 
 



Post a Comment

Post Top Ad