Powered by Blogger.

15 June 2017

Tag:

Jeremia Kaban : Sekolah Lima Hari, Membebankan Siswa/Siswi


Sekolah lima hari atau bisa disebut Full Day School kebijakan Mendikbud yang akan dilangsungkan pada awal tahun pelajaran baru 2017/2018 nanti. Kebijakan yang dibuat oleh mendikbud ini sangat membebankan para pelajar, karena mereka akan dipaksa terus belajar dari pagi hingga sore hari. Memang ,jadwal sekolah berkurang dua hari, sabtu dan minggu libur bisa bertamasya atau merefreshingkan diri dengan jalan jalan ke mall bagi anak anak yang tinggal didaerah perkotaan. Namun, bagaimana dengan anak yang berada di pedesaan dan di tempat tempat terpencil? apakah mereka bisa seperti anak anak yang ada diperkotaan? bertamasya dan jalan jalan ke mall? mereka tidak bisa seperti anak anak yang berada didaerah perkotaan.

Sekolah yang dari pagi hingga sore sangat membebankan anak anak yang masih SD dan SMP.Bayangkan saja bagaimana otak kita menerima pelajaran yang banyak dari pagi hingga sore, mereka bukan mesin yang bisa bekerja terus menerus, belum lagi bagi mereka yang rumahnya jauh dari sekolah yang pulang harus naik angkutan umum, jika hari semakin malam bukankah kejahatan semakin banyak dan pasti membuat semua orang tua khawatir terhadap anak mereka.

Jadi menurut saya kebijakan mendikbud untuk membuat sekolah lima hari atau full day school harus dibahas ulang, apakah kebijakan tersebut menguntungkan buat para pelajar atau malah merugikan para pelajar.Jikalau mendikbud ingin membuat generasi yang baik,maka pikirkanlah dulu bagaimana cara membuat system pelajaran yang baik dan tidak menekan bagi para pelajar.

About Jeremia kaban

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.