Powered by Blogger.

9 July 2017

Tag:

7 Bupati Sekawasan Danau Toba Rakor Di Hotel Inna Parapat


Riong Medan - Kemenko maritim Luhut Panjaitan membuka Rapat Kordinasi Dewan Pengarah Badan Otoritas Parawisata Danau Toba dihadiri 7 Bupati Sekawasan Danau Toba Sabtu (8/7) pukul 13.00 Wib di Hotel Inna Prapat.

Dalam Rakor tersebut Kemenko Maritim Luhut Panjaitan menyebutkan tahapan yang telah dilakukan beberapa kali tentang Danau Toba yang sudah dibahas bersama 7 Bupati sekawasan Danau Toba dalam Rapat misalanya, Rapat Koordinasi tentang Perkembangan Pengelolaan Danau Toba, Percepat Keterpaduan Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Rapat Koordinasi Sinergitas Pembangunan dan Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba, Sejumlah program infrastruktur dilakukan untuk menggenjot kunjungan wisatawan, Rapat Tinjau Keramba Ikan Guna Memajukan Pariwisata Danau Toba, dan sekarang ini Rakor dengan Pelaku Usaha di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, sebut Luhut Panjaitan.

Sambung kemenko Maritim mengungkapkan adanya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tentang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yang meliputi 10 destinasi wisata unggulan, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim), mencari permasalahan dan mencarikan solusinya.

"Saat ini ada tiga masalah krusial dalam pengembangan pariwisata di Danau Toba, masalah-masalah tersebut di antaranya mengenai persoalan minimnya infrastuktur penghubung yang berkoneksi dengan mobilitas wisatawan (aksesibilitas), masalah masih minimnya investor dalam membangun sarana dan prasarana umum bagi wisatawan (amenities) dan persoalan pada kualitas produk wisata yang akan dipromosikan dan dipasarkan (atraksi).

Berbagai langkah telah diusulkan dan akan dipertimbangkan untuk menyelesaikan berbagai masalah tersebut (aksesibilitas, amenities, dan atraksi), sehingga dalam Rakor tersebut dapat disimpulkan semacam Bank Data yang nantinya berperan sebagai penyedia data dan informasi terkini terkait keputusan mengenai pengembangan pariwisata Danau Toba. Ungkap Kemenko Maritim.

Disela sela Rakor tersebut menurut Asisten Deputi Bidang Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Kemenko Maritim, Rahman Hidayat mengharapkan kepada 7 Bupati sekawasan Danau Toba agar mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut dengan tujuan “dapat menuntaskan berbagai persoalan selama ini dalam pengembangan wilayah-wilayah pariwisata adalah kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat dan bukan pemerintah pusat. Pemerintah pusat sudah berkomitmen membantu agar roda perekonomian masyarakat setempat dapat bertumbuh,” harapnya.

"Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Plt Bappeda Karo Abel Tarigan, Plt BPMD Nasib Sianturi dalam "RAKOR" mengusulkan dihadapan Kemenko Maritim pertama pengusulan Dermaga Tongging dan menyediakan kapal (solu solu) untuk bisa ke tomok dll, kedua penataan gunung sipiso piso agar hutan tidak terbakar lagi, ketiga pembukaan jalan Rawasering tembus ke kualanamu (menurut Bapeda Sumut pak Irman berkasnya masih di DPRD Sumut) dan kempat pembukaan jalan tembus Karo-Langkat yang saat ini pemkab karo sedang berjuang di Kementrian Lingkungan Hidup tinggal menunggu rekomendasi dari pihak UNESCO PBB dengan tujuan pembukaan alternatif tersebut pertama membantu mengurangi kemacatan lalu lintas Berastagi-Medan atau sebaliknya, kedua mendongkrak pemasaran hasil komoditi pertanian Karo ke Binjai dengan akses sangat cepat, jadi tidak ada alasan bagi kabupaten Karo tidak mendukung dalam setiap pembangunan yang menguntungkan masyarakat Karo khususnya, termasuk KSPN. ujar Terkelin Brahmana.

Kemenko Maritim meyebutkan terkait usulan Bupati Karo tentang pembuatan Dermaga di Tongging dan pengadaan kapal (solu solu) silahkan hitung dan buat biayanya nanti saya akan bantu dari pusat,dalam pengembangan wisata ini karena sangat membantu dalam hal waktu sudah semakin relatif singkat , ujar Luhut Panjaitan dan diamini Bupati Karo Terkelin Brahmana hanya makan waktu 2 jam dari Tongging ke Tomok naik solu solu karena belum lama ini saya sudah survei pak Menko, tutupnya.

Dalam Rakor tersebut yg hadir, Bupati Karo, Bupati Samosir, bupati Humbahas, bupati Tobasa, Bupati Taput, Wakil Bupati Simalungun, Bupati Dairi, perwakilan kementrian PU PR, perwakilan dari kementrian Parawisata, Direktur Angsapura II, Bapenas, pengusaha lokal, dan pengusaha asing ( Tiongkok). (TS)

Reporter : Trim’s Lawi 

About willem andrea

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.