Powered by Blogger.

15 July 2017

Tag: ,

Wiwit Br Sembiring, Lulus Terbang Solo di STPI Curug


Riong Medan - Wiwit S. Sembiring (si Nd. Biring), akhirnya menjadi salah satu taruni penerbang STPI Curug yang lolos tebang solo dan mengikuti prosesi penceburan ke Danau STPI, Senin (10/7/2017) petang. Dari 140 siswa penerbang bathc 67 STPI Curug, sudah 67 orang diantaranya sudah berhasil terbang solo dan mengikuti prosesi penceburan ke Danau STPI salah satunya adalah Wiwit Sembiring.

Prosesi penceburan ini sebagai wujud syukur dan kebahagiaan atas keberhasilan mereka dalam menjalani diklat sebagai calon penerbang profesional. Putri pasangan A.Sembiring (alm) dan ibu Siti Toniah yang asli Tegal itu memulai pendidikan di STPI sekitar 2,5 tahun silam. Karena keterbatasan pesawat latih serta harus menyesuaikan jadwal terbang serta kondisi cuaca di Curug, akhirnya jadwal latihan terbang pada siswa menjadi berbeda-beda.

“Tapi alhamdulillah, kita sekarang sudah 67 siswa penerbang yang berhasil terbang solo. Dengan perjuangn keras serta berbagai hambatan dan tantangan, kita berhasil terbang solo. Terbang solo menjadi masa paling krusial, karena kita harus bisa terbang solo mulai take off sampai landing dengan baik dan selamat. Inilah pengalaman yang paling berkesan siswa penerbang termasuk saya,” kata Wiwit lagi.

Dikatakan, untuk berhasil terbang solo bukan perkara mudah. Butuh pengetahuan dan pengalaman teknik karena dalam penerbangan semua harus dilakukan secara profesional, rasional dan terukur.

“Meski diakui, saat terbang solo dan landing pertama kali rata-rata belum mulus. Kata orang, masih lompat-lompat layaknya ikan lumba-lumba dan jauh dari kategori soft landing. Tapi semua itu butuh proses, serta latihan keras dan perhitungan yang matang,” aku Wiwit.

Menurut A alumni SMA 6 Kota Bekasi itu, menjadi pilot bukan cita-citanya sejak kecil. Ayahnya alm. A. Sembiring adalah seorang pekerja swasta dan ibunya Siti Toniah adalah ibu rumah tangga. Latar belakang keluarganya juga tak ada yang menjadi pilot. Hanya Wiwit yang memulai kariernya sebagai penerbang dan bergabung di STPI.

Minat untuk masuk menjadi penerbang baru muncul kelas I SMA, saat googling dan menjadi program studi (prodi) yang terbaik setelah lulus SMA nanti. “Dengan berbagai pertimbangan, untung rugi dan prospek ke depan, akhirnya saya putuskan untuk masuk STPI sebagai siswa penerbang,” terang Wiwit.

Perjuangan panjang dan persaingan keras harus dilalui Wiwit Sembiring saat mendaftar di STPI Curug. Dengan usaha keras dan penuh keyakinan, akhirnya sata diterima di STPI. Mulai seeksi administrasi, tes potensi akademik, tes kesehamatan dan kesamapataan, tes kesehatan tahap kedua dan tes bakat terbang berhasil dijalani Wiwit.

Akhirnya, masuklah Wiwit sebagai siswa penerbang di STPI Curug. Ia masuk batch 67 bersama 140 taruna lainnya. Kebetulan, dalam satu angkatan batch 67 hanya ada satu taruni, yaitu Wiwit S. Sembiring. Saat mulai latihan terbang, mereka dibagi-bagi baik di Bandara Budiarto Curug, Tunggul Wulung Cilacap sampai Rengat, Riau.

Perjuangan dan kerja keras terus dijalani Wiwit Sembiring. Apalagi, tiga bulan pertama masuk STPI, ia harus ditinggal ayahnya al A. Sembiring untuk selama-lamanya. Kini, dua bersaudara itu harus berjuang bersama ibunya Siti Toniah, dan harus kembali kampung halaman nenek moyang di Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah.

“Apapun yang terjadi, saya harus lulus dan sukses menjadi pilot,” tekad Wiwit. Meski diakui, untuk mewujudkan cita-cita besar itu sangat panjang dan melalahkan. “Sudah terlanjur masuk dan saya harus berhasil. Apalagi ayah sudah tiada,” aku Wiwit.

Menghadapi tantangan ke depan, Wiwit bertekad bisa segera menyelesaikan program pendidikan dan lulus mengantongi sertifikat CPL. Selanjutnya mengambil rating dan masuk ke maskapai. Itulah tujuan akhir bagi setiap siswa penerbang.

“Maunya, saya cepat lulus. Kalau bisa bergabung di maskapai Garuda Indonesia. BUMN itu harus makin kuat dan berjaya, sehingga tetap mampu membawa Merah Putih ke seluruh dunia. Garuda Indoensia ke depan membutuhkan putra-putri terbaik ter,asuk para alumni STPI ini,” tandas Wiwit. (Beritatrans)

About willem andrea

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.