Karo Is Karo, FRMK Gelar Aksi Pasang Spanduk Karo Bukan Batak di Kota Medan


Riong Medan - Sekelompok pemuda Karo yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Runggu Masyarakat Karo (FRMK) melakukan aksi pemasangan spanduk yang berisikan pernyatkan sikap bahwa Suku Karo bukan bagian dari Suku Batak (Karo Bukan Batak) di beberapa tempat strategis di Kota Medan, Rabu (21/11/2017).
Beberapa tempat strategis di Kota Medan yang dipasangi spanduk pernyaan sikap Karo Bukan Batak, diantaranya di Bundaran Tugu Guru Patimpus Sembiring Pelawi, Bundaran SIB, Kantor Gubernur Suamtera Utara, seputaran Istana Maimun Kesulatanan Deli, Fly Over Djamin Ginting, Gapura Batas Kota Medan di Simpang Tuntungan, serta sejumlah tempat strategis lainnya.
Sejumlah penggiat gerakan Karo Bukan Batak yang dikenal cukup militan selama ini turut ikut dalam pemasangan spanduk tersebut, diantaranya Alfonso Maranatha Ginting, Adi Surbakti, Edison Tarigan Gerneng, Aspipin Sinulingga, dan Iwa Brahmana.
Berdasarkan keterangan Alfonso Ginting, salah satu penggagas pemasangan spanduk tersebut kepada Sipayo, menyatakan bahwa aksi ini dilakukan dalam upaya nyata untuk menyamapikan kepada publik bahwa gerakan Karo Bukan Batak yang mereka gagas tidak hanya dalam tatanan diskusi di dunia maya (internet).
“Menurut kami, Suku Karo berbeda dengan Suku Batak. Artinya Karo bukan bagian dari sub entik Batak yang selama ini banyak beredar di kalangan masyarakat. Adapun Suku Karo bukanlah keturunan Siraja Batak sebagaimana yang disebut-sebut dalam Tarombo Siraja Batka yang ditulis W. Hutagalung pada tahun 1926 dalam buku Tarombo Batak dohot Turi-turian,” ujar Alfonso.
Lebih lanjut Alfonso mengatakan bahwa, suku Karo memiliki bahasa, adat budaya, dan ciri khas yang sangat berbeda dengan Suku Batak. “Karo memiliki asal-usul dan sejarah, bahkan tanah ulayat yang berbeda dengan Suku Batak,” tambahnya.
Aksi ini sendiri merupakan kelanjutan dari hasil diskusi para penggiat gerakan Karo Bukan Batak di dunia maya, seperti yang terjadi selama ini di grup Facebook Jamburta Merga Silima, Rumah Masyarakat Karo, Aku Kalak Karo Masa Kini, dan beberapa grup Facebook lainnya. 
sumber : sipayo.com
Post a Comment

Pages